LABUHANBATU (aliansimedia.id) — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Ketua Media Satuan Reserse Narkoba (MSN) Polres Labuhanbatu, Rio Tan. Ia membantu seorang lansia yang tengah sakit dan hidup bersama cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Aksi sosial tersebut dilakukan Rio Tan bersama rekannya, Syarif Hasibuan, dengan membawa Siti Khadijah (sekitar 55 tahun) ke RS Hartati, Jalan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, untuk mendapatkan penanganan medis, Rabu (9/9/2026).

Kepedulian tersebut berawal setelah Rio Tan mengetahui kondisi Siti Khadijah yang tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ahmad Ridho. Saat ditemukan, Siti Khadijah diketahui telah menderita sakit dan tinggal bersama cucu laki-lakinya yang masih duduk di kelas II SD.

Dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas, Siti Khadijah selama ini berusaha memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus membiayai kebutuhan sekolah cucunya dengan bekerja sebagai pencuci dan penyetrika pakaian di rumah warga sekitar.

Namun, penghasilan yang diperolehnya relatif terbatas. Dari salah satu rumah tempat ia bekerja, Siti Khadijah disebut hanya memperoleh sekitar Rp300 ribu per bulan. Sementara itu, ia tetap harus memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, kebutuhan pendidikan cucunya, serta membayar biaya kontrakan yang disebut mencapai Rp350 ribu per bulan.

Kondisinya semakin memprihatinkan setelah Siti Khadijah selama kurang lebih satu pekan terbaring sakit tanpa memperoleh penanganan medis yang memadai. Di tengah kondisi tersebut, persoalan biaya hidup dan tunggakan kontrakan juga masih menjadi beban yang harus dipikirkannya.

Melihat keadaan tersebut, Rio Tan bersama Syarif Hasibuan kemudian berinisiatif membawa Siti Khadijah ke RS Hartati agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

“Kita bayangkan saja, itu ibu kita. Bagaimana sedihnya. Nenek itu hanya tinggal bersama cucu laki-lakinya yang masih kelas 2 SD,” ujar Rio Tan kepada wartawan saat berada di RS Hartati, Rabu (9/9/2026).

Rio Tan mengatakan dirinya bersedia membantu biaya pengobatan Siti Khadijah hingga kondisi kesehatannya membaik. Ia juga menyatakan akan memperhatikan kebutuhan cucu Siti Khadijah agar tetap dapat bersekolah.

Selain biaya pengobatan dan kebutuhan pendidikan sang cucu, Rio Tan juga berencana membantu menyelesaikan tunggakan biaya rumah kontrakan yang selama ini menjadi salah satu beban keluarga tersebut.

Menurut Rio Tan, kepedulian terhadap sesama tidak harus menunggu memiliki kelebihan yang besar. Sebagian rezeki yang dimiliki, kata dia, dapat disisihkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kita selalu ikhlas dan banyak bersyukur. Sedikit dari rezeki kita itu adalah milik mereka. Insyaallah, rencananya akan kita bayarkan uang kontrakannya yang terlambat,” tuturnya.

Aksi tersebut juga disebut sebagai bentuk kepedulian yang terinspirasi dari sosok Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, yang akrab disapa Didot. AKP Hardiyanto diketahui merupakan pembina MSN Labuhanbatu dan disebut memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kepedulian sosial tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bahwa membantu sesama dapat dilakukan melalui tindakan nyata, khususnya terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, kesehatan, maupun persoalan sosial.

(RS)

Need Help?