MADINA(aliansimedia.id)– Di tengah dinamika politik, kepedulian terhadap masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pengabdian seorang wakil rakyat tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan di gedung legislatif, tetapi juga melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kehidupan warga.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan oleh Edi Anwar Nasution, S.H., Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD serta Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mandailing Natal.

Pada Senin, 27 Juli 2026, Edi Anwar menggelar kegiatan tasyakuran dan santunan bagi puluhan anak yatim di kediamannya yang beralamat di Jalan Pendidikan, Gang Damai Nomor 15, Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pengurus DPC PKB Mandailing Natal, pengurus PAC, badan otonom (Banom) PKB, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Dalam sambutannya, Edi Anwar menegaskan bahwa politik sejatinya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sehingga setiap amanah yang diberikan harus diwujudkan melalui kepedulian dan pelayanan kepada rakyat, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

“Politik itu pengabdian. Jabatan itu amanah. Maka harus kembali kepada rakyat. Terkhusus anak yatim, ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Edi Anwar.

Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta silaturahmi yang bertujuan memohon keberkahan dan mempererat hubungan antara kader partai dengan masyarakat.

Aksi sosial yang digagas Ketua DPC PKB Mandailing Natal tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Mereka menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian nyata seorang wakil rakyat terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Menurut Edi Anwar, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi pesan kepada seluruh kader PKB Mandailing Natal agar menjalankan politik yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat, bukan semata-mata aktivitas di ruang legislatif.

“Kalau kita ingin dicintai rakyat, maka cintailah rakyat lebih dulu,” tutupnya.

Melalui kegiatan santunan anak yatim ini, Edi Anwar Nasution berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah. (AYT)

Need Help?