LABUHANBATU(aliansimedia.id)– Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti informasi yang berkembang demi menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika. Dugaan maraknya peredaran narkotika di sejumlah wilayah Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi perhatian masyarakat. Warga mengaku resah karena aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba disebut masih berlangsung di beberapa lokasi meski telah berulang kali dilaporkan kepada aparat penegak hukum dan menjadi sorotan media. Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang ditemui pada Minggu (12/7/2026), dugaan aktivitas peredaran narkotika tersebut disebut tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi diduga telah meluas ke beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Bilah Hulu, Bilah Hilir, hingga kawasan perbatasan Kabupaten Labuhanbatu dengan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.Demi alasan keamanan, warga meminta identitas mereka tidak dipublikasikan. Mereka mengaku khawatir akan keselamatan diri dan keluarga apabila identitas mereka diketahui oleh pihak-pihak tertentu. Menurut keterangan warga, terdapat dugaan adanya jaringan yang mengendalikan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Informasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat masih sebatas keterangan masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, warga berharap aparat kepolisian dapat melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Seorang warga berusia 41 tahun mengaku sering melihat aktivitas keluar-masuk orang di kawasan perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah perbatasan beberapa dusun. Menurutnya, lokasi tersebut diduga menjadi salah satu titik aktivitas yang perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum. “Saya hampir setiap hari melihat banyak orang keluar masuk ke lokasi itu. Karena itu kami berharap aparat dapat melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. Warga menyebut beberapa lokasi yang dianggap rawan dan perlu dilakukan pengawasan lebih intensif, antara lain kawasan perbatasan Desa Lingga Tiga dengan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, areal perkebunan kelapa sawit di Desa Rintis, serta wilayah perbatasan Dusun Mualmas dan Dusun Firdaus. Selain itu, masyarakat juga menduga terdapat bangunan sederhana di tengah perkebunan yang diduga kerap digunakan sebagai tempat berkumpul maupun aktivitas lain yang perlu ditelusuri aparat penegak hukum.Menurut warga, laporan terkait dugaan aktivitas tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada pihak berwenang. Namun masyarakat berharap adanya langkah yang lebih konkret guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. “Kami hanya ingin lingkungan kami aman dan bebas dari narkoba. Harapan kami aparat bisa turun langsung untuk mengecek dan menindak jika memang ditemukan pelanggaran hukum,” ujar salah seorang warga. Masyarakat menilai peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan memicu berbagai tindak kriminal lainnya. Karena itu, mereka meminta aparat kepolisian, khususnya Polres Labuhanbatu dan jajaran terkait, untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan penyelidikan terhadap setiap informasi yang diterima dari masyarakat. Warga berharap langkah cepat, transparan, dan sesuai prosedur hukum dapat dilakukan sehingga rasa aman di tengah masyarakat kembali terjaga serta potensi peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dapat dicegah dan diberantas. Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan keterlibatan individu tertentu dalam pemberitaan ini masih merupakan keterangan dari masyarakat dan belum terbukti secara hukum. Penetapan seseorang sebagai pelaku tindak pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan atau yang merasa dirugikan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.(Rusman/Tim Resah Dugaan Peredaran Narkoba di Labuhanbatu, Minta Aparat Lakukan Penyelidikan Menyeluruh. (Rusman/TIM) Navigasi pos SD IT Misbahul Ummah Gelar MPLS, Sambut 73 Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Kelangkaan BBM di Serdang Bedagai Kian Dikeluhkan, Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter