SERDANG BEDAGAI (aliansimedia.id) — Sejumlah generasi muda di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengikuti Diskusi Publik bertajuk “Milenial Sergai: Mau Jadi Apa? Menentukan Target, Menyiapkan Langkah dan Mengambil Peran” yang digelar di Cemara Coffee & Chill, Pantai Cemara Kembar, Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk bertukar gagasan sekaligus membahas berbagai persoalan dan peluang yang berkaitan dengan masa depan pemuda, mulai dari pendidikan, perkembangan teknologi, kewirausahaan, politik, kepemimpinan hingga peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Diskusi menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang, yakni Rizki Anugrah, Alwi Gibran Wijaya, MSc., M. Arif Hidayatullah, Roni Abdul Aziz, ST., dan Ahmad Defry Rivaldo, S.Kom. Ketua Panitia, Ega Ervanda, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta kehadiran para pemateri dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, forum diskusi menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring. Sementara itu, Ketua APMPEMUS, Iqbal, SH., menilai diskusi publik tersebut penting sebagai ruang untuk membuka pola pikir generasi muda dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam pemaparannya, Rizki Anugrah menyoroti perkembangan teknologi dan pengaruhnya terhadap generasi Z. Menurutnya, kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan pendampingan serta kolaborasi lintas generasi agar perkembangan tersebut dapat dimanfaatkan secara positif dan produktif. Selanjutnya, Alwi Gibran Wijaya, MSc., mendorong generasi muda agar berani keluar dari zona nyaman serta terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri. Ia juga menyoroti tantangan pendidikan di Kabupaten Serdang Bedagai dan pentingnya mendorong semakin banyak anak muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kemudian kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah. Sementara itu, M. Arif Hidayatullah membahas isu green politics serta pentingnya meningkatkan wawasan generasi muda terhadap persoalan politik dan lingkungan. Menurutnya, pemuda perlu memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus memahami dinamika kebijakan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Dari sektor kewirausahaan, Roni Abdul Aziz, ST., mendorong generasi muda agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga berani menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan meningkatkan kreativitas dan keberanian berwirausaha, pemuda diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Adapun Ahmad Defry Rivaldo, S.Kom., menekankan bahwa politik tidak semata-mata berkaitan dengan partai politik, tetapi juga menyangkut pengabdian, kepedulian dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Ia berharap generasi muda Sergai semakin diberikan ruang untuk terlibat dalam politik, kepemimpinan maupun proses pembangunan daerah, sehingga gagasan dan energi anak muda dapat menjadi kekuatan dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Serdang Bedagai. Diskusi publik tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum bertukar gagasan, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda Sergai untuk membangun jejaring, meningkatkan kapasitas, menyusun target serta mengambil peran nyata dalam berbagai sektor pembangunan daerah. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu menjawab pertanyaan “Mau Jadi Apa?” bukan hanya dengan cita-cita, tetapi juga dengan target yang jelas, langkah konkret dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.(Rival) Navigasi pos Polres Sergai Gelar Upacara Hari Juang Polri, Tekankan Dedikasi dan Kepercayaan Publik Hampir 30 Tahun Terpisah, Tangis Bahagia Pecah Saat Keluarga Akhirnya Bertemu Uwak Tercinta