SERDANG BEDAGAI (aliansimedia.id) – Antusiasme masyarakat untuk terlibat dalam program pemenuhan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat sangat tinggi. Sebanyak 218 pelamar relawan mengikuti proses wawancara yang diselenggarakan oleh Yayasan Abitrhan Mutiara Garuda di Gedung Dapur SPPG Dusun I, Desa Pekan, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (31/5/2026). Kegiatan wawancara dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Para peserta merupakan pelamar yang telah lolos tahap administrasi setelah sebelumnya mendaftarkan diri pada periode 4–6 Mei 2026 untuk mengisi kebutuhan relawan di SPPG Yayasan Abitrhan Mutiara Garuda yang berlokasi di Dusun I, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin. Karena pembangunan dapur SPPG di Desa Tebing Tinggi masih dalam tahap penyelesaian, proses wawancara sementara dipusatkan di Gedung Dapur SPPG Desa Pekan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi guna menjaring relawan yang memiliki kesiapan, kemampuan, serta komitmen untuk mendukung operasional program pemenuhan gizi di wilayah tersebut. Proses wawancara dilakukan oleh empat orang perwakilan yayasan yang menilai berbagai aspek, mulai dari kesiapan kerja, kemampuan individu, motivasi, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan antusiasme tinggi dari para pelamar yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Tanjung Beringin dan sekitarnya. Salah seorang pewawancara, Mawan, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menjadi indikator besarnya minat masyarakat untuk berkontribusi dalam program yang berorientasi pada peningkatan gizi masyarakat tersebut. “Sebanyak 218 pelamar mengikuti wawancara hari ini. Kami melakukan seleksi secara objektif untuk mendapatkan relawan yang benar-benar siap bekerja, disiplin, dan memiliki komitmen dalam mendukung operasional SPPG nantinya,” ujar Mawan. Ia menjelaskan bahwa selain kemampuan teknis, pihak yayasan juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta kemampuan beradaptasi dan bekerja dalam tim. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program SPPG di masa mendatang. Yayasan Abitrhan Mutiara Garuda berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan relawan yang kompeten, profesional, dan siap menjalankan tugas ketika Dapur SPPG di Dusun I, Desa Tebing Tinggi, mulai beroperasi. Tingginya jumlah pendaftar juga menunjukkan besarnya kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap program yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Sementara itu, hasil wawancara akan menjadi salah satu dasar penilaian dalam menentukan peserta yang dinyatakan lolos dan berhak bergabung sebagai relawan SPPG Yayasan Abitrhan Mutiara Garuda. Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, yayasan berkomitmen membentuk tim relawan yang solid, profesional, serta mampu menjalankan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. (S. Azhar) Navigasi pos Polsek Bilah Hilir Ungkap Kasus Kepemilikan Ganja, Pemuda 18 Tahun Diamankan di Desa Pangkatan Operasi Gabungan Polres Sergai di Tempat Hiburan Malam, Ekstasi dan Ganja Diamankan