LABUHANBATU (aliansmedia.id) Rasa kecewa dan amarah masyarakat Kelurahan Negeri Lama Kota, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu kini memuncak. Warga menilai kinerja aparat kepolisian, khususnya jajaran Polsek Bilah Hilir hingga Polres Labuhanbatu, diduga lemah, mandul, dan tak berdaya dalam memberantas peredaran narkoba jenis sabu yang nyatanya makin subur, berjalan terbuka, dan terang‑terangan di tengah pemukiman warga, Minggu,17/05/2026. Keresahan ini disampaikan kembali oleh warga berinisial MS dan puluhan warga lainnya kepada awak media, Menurut warga, peredaran narkoba di wilayah mereka bukan sekadar ada, melainkan sudah berjalan sangat lama, terorganisir rapi, dan beroperasi 24 jam tanpa henti. Bahkan, kuat dugaan adanya unsur pembiaran atau perlindungan, seolah hukum tak berlaku bagi para pelaku. “Kami kecewa berat. Seakan aparat lemah, seakan ada yang membiarkan. Narkoba di sini makin menjadi‑jadi, sudah bertahun‑tahun berjalan tapi tak tersentuh. Kami duga ada permainan di balik semua ini,” ungkap MS dengan nada kesal. MS menjelaskan, jaringan ini berjalan sangat sistematis layaknya kantor resmi dengan sistem piket bergantian, sehingga siang maupun malam selalu ada yang berjaga melayani pembeli. Nama‑nama pengedar hingga pimpinannya pun sudah menjadi rahasia umum yang dikenal seluruh warga. “Yang aktif berjaga dan mengelola adalah JN, KIK, dan TAMB. Bahkan sering kali Pemimpin Besarnya sendiri, bernama ARDSY, turun langsung membuka meja jualan di lokasi. Warga sudah hafal nama dan wajah mereka, tapi anehnya aparat seakan buta dan tuli,” tegasnya. Lokasi transaksi pun sama sekali tidak tersembunyi, berada di kebun kelapa sawit milik warga yang jaraknya hanya sekitar 100 meter dari Jalan Pirbun Tekongan, Kelurahan Negeri Lama Kota — sangat dekat dengan pemukiman penduduk. Masyarakat menilai kelancaran bisnis haram ini seakan menantang keberadaan Polsek Bilah Hilir. Pelaku tak lagi takut hukum karena selama ini tak ada penindakan tegas, penggerebekan, maupun penangkapan berarti, padahal data dan lokasi sudah diketahui umum. Warga pun mengancam akan mengambil tindakan tegas sendiri jika aparat dinilai terus bungkam atau tak mampu bertindak. Menanggapi tudingan dan keresahan warga, awak media pun meminta konfirmasi kepada Kapolsek Bilah Hilir melalui pesan singkat WhatsApp. Berikut jawaban resminya. “Kami tetap semangat dan berkomitmen memberantas habis Narkoba yang ada di wilayah Hukum Polsek Bilah Hilir. Tentunya tidak terlepas dari peran masyarakat agar ikut bersama‑sama memberantas narkoba. Kami butuh informasi sekecil apapun untuk mengungkap pelaku narkoba. Terima kasih Pak.” Hingga berita dimuat, masyarakat berharap janji dan semangat yang disampaikan Kapolsek tersebut segera dibuktikan dengan tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar ucapan semata. (SM/Team) Navigasi pos DG alias L Ditangkap Satres Narkoba Polres Sergai, Bawa Sabu 0,35 Gram Garda Bangsa Madina Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan, Soroti Akuntabilitas Anggaran