JAKARTA(aliansimedia.id)– Aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (19/8/2026) diwarnai ketegangan setelah terjadi aksi saling dorong antara massa demonstran dan aparat keamanan yang melakukan pengamanan di lokasi.

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah isu nasional.

Massa aksi bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan membawa berbagai tuntutan yang disampaikan melalui orasi dan spanduk.

Berdasarkan pantauan dari berbagai sumber media sosial dan media online, oleh aliansimedia.id, ketegangan mulai terjadi saat sebagian massa berupaya mendekati titik pengamanan yang telah dijaga aparat. Upaya tersebut memicu aksi saling dorong di barisan depan antara demonstran dan petugas keamanan.

Meski situasi sempat memanas, aparat keamanan tetap berupaya menjaga kondisi tetap kondusif melalui pendekatan persuasif.

Sejumlah personel terlihat membentuk barikade untuk mengamankan area yang telah ditetapkan sebagai zona steril.

Di tengah aksi, rombongan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang dipimpin Sekretaris BEM UI, Fathimah Az-Zahra, tampak berada di atas mobil komando. Bersama peserta aksi lainnya, mereka terus menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian.

Suara pengeras terdengar menggema di sepanjang jalannya aksi, menyuarakan berbagai tuntutan yang menjadi fokus demonstrasi. Massa tetap bertahan di lokasi sambil melanjutkan penyampaian pendapat mereka.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih berlangsung dinamis. Aparat keamanan tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan eskalasi, sementara massa aksi terus menyuarakan tuntutannya dengan pengawalan ketat dari petugas.

Belum ada laporan resmi mengenai korban maupun kerusakan akibat insiden saling dorong tersebut. Pihak berwenang mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai sesuai peraturan yang berlaku.(Red)

Need Help?