PADANG(aliansimedia.id) Kondisi banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, akibat hujan berintensitas tinggi pada Senin, 3 Agustus 2026, kini dilaporkan telah berangsur surut.

Warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur dan material sisa banjir.

Sejak banjir bandang yang menggenangi ribuan rumah kini sudah surut dan meninggalkan jejak lumpur di setiap rumah warga dan belum di ketahui sejauh man kerusakan yang menimpa warga.

Fasilitas umum sudah terlihat adanya aktifitasnya seperti jalan di Kota Padang sudah lancar seperti semula walaupun saat ini Kamis, 5 Agustus 2026 hujan masih turun, ungkap Miz Shanty di laporan Media Facebook nya.

Sementara itu dari berbagai berita laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa genangan air di berbagai kawasan terdampak mengalami penurunan signifikan.

Meski demikian, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masih bersiaga untuk membantu proses pembersihan dan pemulihan pascabencana.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Padang sejak siang hingga sore hari pada 3 Agustus 2026. Tingginya curah hujan menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam kawasan permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter di beberapa lokasi.

Ribuan warga terdampak dan sebagian harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Menurut BNPB, surutnya air dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan rumah, jalan lingkungan, serta fasilitas umum yang sebelumnya tertutup lumpur. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Meski kondisi mulai membaik, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan lebat masih dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai dan daerah rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan susulan. (Win -Red)

Need Help?