SERDANG BEDAGAI (aliansimedia.id)– Warga dan pekerja Perkebunan Kelapa Sawit Rambutan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr X) di areal Afdeling (AFD) IV perkebunan tersebut, Kamis (6/8/2026).

Korban pertama kali ditemukan oleh JN (45), seorang pekerja yang juga merupakan warga AFD IV Perkebunan Rambutan. Saat itu, JN sedang melakukan pengecekan terhadap para pekerja di lapangan sekaligus mengantarkan bekal makanan kepada anaknya yang bekerja di lokasi tersebut.

Menurut keterangan JN, ia awalnya melihat seorang laki-laki terbaring di areal perkebunan. Karena merasa curiga, ia kemudian melaporkan temuannya kepada Mandor I yang bertugas di lokasi.

“Saya sedang mengontrol anggota yang bekerja di areal ini dan sekalian mengantarkan bekal untuk anak saya. Saat melintas, saya melihat ada seorang laki-laki tergeletak. Kemudian saya memberitahukan kepada Mandor I. Setelah dicek kembali, ternyata orang tersebut sudah tidak bergerak,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, pihak keamanan perkebunan segera menghubungi aparat kepolisian. Tak lama kemudian, personel Polres Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi, serta Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan guna mengamankan area dan mempermudah proses penyelidikan. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan baju lengan panjang berwarna putih penutup kepala, celana jeans biru pudar, sandal, dan ikat pinggang. Korban memiliki kulit sawo matang, tinggi badan sekitar 168 sentimeter, rambut lurus, serta tidak ditemukan identitas apa pun pada dirinya.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Penemuan mayat tersebut sempat menarik perhatian warga dan pekerja perkebunan yang berdatangan ke lokasi.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
(Wanasibin)

Need Help?