SERDANG BEDAGAI (aliansimedia.id) —Bencana banjir melanda Serbajadi Kabupaten Serdang Bedagai mendapat Respons TNI dari Yonif TP 902/SPG Sri Paduka Gocah dengan.menyiagakan 28 personel beserta sejumlah peralatan dan kendaraan operasional Kamis (29/10/2026). Kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Kodim 0204/DS. Sebanyak 25 personel telah melaksanakan pergerakan awal menuju wilayah terdampak, dipimpin Letda Inf Alpan AR. Personel disiapkan untuk membantu masyarakat terdampak, melakukan pembersihan material kayu, mendukung evakuasi warga, serta membantu pemulihan fasilitas umum setelah banjir surut. Dalam mendukung tugas tersebut, Yonif TP 902/SPG menyiapkan dua unit gergaji mesin (chainsaw), lima buah cangkul, dan lima buah parang. Selain itu, personel dibekali perlengkapan lapangan berupa PDL Prima, kopel, topi rimba, dan sepatu bot. Dukungan kendaraan operasional terdiri dari satu unit truk NPS dan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Debit Sungai Ular dan Sungai Buaya Meluap Berdasarkan hasil pemantauan, banjir diduga dipicu hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari terakhir di wilayah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan debit air Sungai Ular dan Sungai Buaya meningkat hingga meluap dan menggenangi permukiman serta lahan perkebunan masyarakat. Di kawasan Titi Besi dan Bandar Kuala, ketinggian genangan air diperkirakan berkisar 30 hingga 100 sentimeter. Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum dilaporkan terdampak. Situasi juga diperparah dengan adanya tumpukan kayu dan pohon tumbang di sekitar bagian bawah Jembatan Titi Besi. Material tersebut berpotensi menghambat aliran air dan membahayakan struktur jembatan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, chainsaw disiapkan guna membantu membersihkan material kayu sesuai situasi dan standar keselamatan di lapangan. Dalam upaya penanganan banjir, warga kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan anak-anak di sekitar Bandar Kuala menjadi prioritas untuk mendapatkan pertolongan maupun evakuasi apabila kondisi membahayakan keselamatan. Personel juga disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama apabila banjir mengganggu jaringan listrik dan ketersediaan air bersih. Dua unit kendaraan Damkar turut disiapkan untuk membantu membersihkan lumpur yang mengendap di jalan umum, tempat ibadah, serta fasilitas pendidikan setelah air banjir surut. Sementara itu, Kodim 0204/DS bersama BPBD Kabupaten Serdang Bedagai melakukan koordinasi dengan Yonif TP 902/SPG terkait pemantauan wilayah rawan banjir, penentuan lokasi penanganan, serta dukungan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk rencana penyiapan dapur umum. Untuk mendukung kelancaran operasi, komunikasi menggunakan handy talky (HT) dan telepon seluler juga disiapkan sebagai sarana koordinasi serta pelaporan personel selama kegiatan berlangsung. Kesiapan personel dan perlengkapan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak banjir, membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, serta mendukung pemulihan lingkungan dan fasilitas umum di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai.(Wanasibin) Navigasi pos Transaksi Sabu di Warung Kopi Dolok Masihul Dibongkar, Seorang Pria Ditangkap Lewat Undercover Buy Garda Bangsa Madina Dukung Atika Azmi Utammi Pimpin KNPI Mandailing Natal