BANJARNEGARA (aliansimedia.id) — Kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, kembali menyuguhkan fenomena alam yang memukau. Suhu udara yang turun hingga sekitar 5 derajat Celsius membuat sejumlah area wisata diselimuti embun es atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai embun upas. Fenomena ini dikutip aliansimedia.id, dari reels Dieng Terkini, pada Kamis, 27 Agustus 2026, dari fenomena alam ini terlihat pada hamparan rumput, dedaunan, dan lahan terbuka yang berubah warna menjadi putih akibat lapisan kristal es tipis. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang untuk menyaksikan suasana layaknya musim dingin di negara empat musim. Menurut BMKG, embun upas terjadi saat musim kemarau ketika langit cerah dan suhu udara malam hari turun drastis. Kondisi tersebut menyebabkan embun yang menempel di permukaan tanah dan tanaman membeku menjadi kristal es. Para wisatawan bisa langsung melihat Kompleks Candi Arjuna menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk menyaksikan fenomena ini. Sejak dini hari, pengunjung mulai berdatangan guna mengabadikan momen langka tersebut sebelum embun es mencair terkena sinar matahari. Meski menjadi daya tarik wisata, embun upas juga dapat berdampak pada sektor pertanian, khususnya tanaman kentang dan sayuran yang rentan mengalami kerusakan akibat suhu ekstrem. Fenomena embun es di Dieng umumnya muncul pada puncak musim kemarau, antara Juni hingga Agustus, dan selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi “musim dingin” di Indonesia. Bagi masyarakat mau berwisata di area yang sejuk dingin bersama keluarga dan teman-teman sudah saatnya bisa berwisata ke Dieng penuh sensasi di bulan Agustus ini.(Red) Navigasi pos Menteri LH Apresiasi Kebijakan Dekarbonisasi PTPN IV Palm Co melalui Pemanfaatan Limbah Sawit Aksi Kompoi Mahasiswa dan Masyarakat Menuju Gedung DPR/MPR RI, Ribuan Massa Bergerak Sampaikan Aspirasi