TUHEMBERUA NIAS(aliansimedia.id)– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Tuhemberua menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan dugaan adanya ulat pada buah naga yang disajikan sebagai bagian dari menu makanan siswa.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial Facebook makanan tersebut disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua Nias.

Dalam video yang beredar di media sosial yang dikutip aliansimedia.id, dari Facebook Atta Zega pada Jum’at, 21 Agustus 2026, terlihat buah naga yang diduga mengandung ulat sehingga menimbulkan perhatian dari siswa dan masyarakat.

Begitu juga ketika dilakukan konfirmasi kata Atta Zega bahwa ada korban seorang ibu dan balitanya mengalami mual-mual pusing dilarikan ke rumah sakit setelah mengkonsumsi makanan MBG berasal dari SPPG yang sama.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pengelola SPPG terkait penyebab munculnya dugaan ulat pada buah yang disajikan tersebut.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan terbuka guna memastikan keamanan serta kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Program MBG sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik.

Karena itu, proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi makanan diharapkan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bahan makanan yang digunakan, termasuk proses pengadaan dan pemeriksaan kualitas buah-buahan sebelum didistribusikan kepada siswa.(Red)

Need Help?