BERASTAGI(aliansimedia.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ratusan siswa SMAN 1 -SMK Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan Kota Dumai, Riau, dilaporkan mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan usai menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. Di Kabupaten Karo, sejumlah siswa dari beberapa sekolah, termasuk SMAN 1 Berastagi, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, sakit perut, pusing, dan diare setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program MBG, sejak Rabu-Kamis, 12-13 Agustus 2026. Berdasarkan informasi yang beredar yang dikutip aliansimedia.id, dari media sosial Facebook dan media online, pada Kamis, 13 Agustus 2026, terlihat melalui video, ratusan siswa terdampak dan sebagian harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat. Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi Sekolah Dasar Labroseng di Kota Dumai, Provinsi Riau, pada Selasa-Rabu, 11-12 Agustus 2026.Ratusan pelajar dari sejumlah sekolah mengalami gejala yang sama setelah menyantap makanan MBG. Tim kesehatan bersama instansi terkait langsung melakukan pemeriksaan terhadap para siswa dan mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Pihak sekolah dan pemerintah daerah bergerak cepat dengan memberikan penanganan medis kepada siswa yang terdampak serta melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan, BPOM, dan pihak terkait lainnya. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu untuk memastikan apakah gejala yang dialami para siswa benar-benar disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi dalam program MBG atau faktor lainnya. Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar. Masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi makanan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.(Red). Navigasi pos Dukungan Mengalir untuk Fedro Itienk, Aktivis Anti Judi dan Narkoba yang Dilaporkan ke Polres Karo Si Pengedar Berulang Kembali Ditangkap, 15,05 Gram Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu