SIMALUNGUN (aliansimedia.id) —Kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dinilai penting untuk mencegah konflik, menangkal hoaks, serta membentengi generasi muda dari bahaya judi dan narkoba.

Hal ini disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M.dalam pertemuan dan menerima silaturahmi pengurus DPD Sanopati 08 Kabupaten Simalungun di ruang kerjanya, Mapolres Simalungun, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 14.50 WIB itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pembinaan generasi muda.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri bertema “Generasi Sehat Masa Depan Kuat” untuk mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini wujud nyata polisi hadir, dikenal, dan dekat dengan masyarakat. Masalah kamtibmas dikenali sejak dini dan diselesaikan bersama warga sebelum menjadi gangguan,” ujar Verry Purba saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Kapolres Tekankan Pencegahan Judi dan Narkoba

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun, S.H. Sementara itu, rombongan DPD Sanopati 08 dipimpin Ketua Muliada Saragih bersama jajaran pengurus.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan pencegahan berbagai persoalan sosial melalui pesan utama: tanpa judi, tanpa narkoba, dan tanpa hoaks.

Menurut Verry, Kapolres berharap Sanopati 08 dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga persatuan, mencegah penyebaran isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta meredam potensi konflik di tengah masyarakat.

Apabila terjadi perselisihan, masyarakat diimbau mengutamakan dialog dan musyawarah serta menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum yang berlaku. Tindakan main hakim sendiri dan kekerasan harus dihindari agar permasalahan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Kapolres juga menekankan pentingnya pembinaan moral generasi muda serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba, perjudian, pencurian, dan berbagai bentuk tindak kejahatan lainnya.

Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Potensi Gangguan

Selain pencegahan, Kapolres meminta pengurus Sanopati 08 berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan, konflik antarwarga, maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

Informasi tersebut diharapkan segera dikoordinasikan dengan Bhabinkamtibmas, Polsek setempat, atau Polres Simalungun agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan proporsional.

Pengurus organisasi juga diharapkan konsisten menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan persatuan dalam kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan.

Masyarakat pun diajak menyampaikan aspirasi secara tertib, menghormati hukum, dan mengutamakan penyelesaian masalah melalui mekanisme yang sah.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Sanopati 08 Kabupaten Simalungun, Muliada Saragih, turut memaparkan program kerja organisasi. Ia menyampaikan bahwa Kapolres Simalungun merupakan dewan pembina Sanopati 08 Kabupaten Simalungun.

Pihaknya menyatakan siap mendukung program kerja Kapolres, khususnya di bidang ketahanan pangan yang sejalan dengan program Presiden.

Verry Purba mengatakan, dukungan organisasi kemasyarakatan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi berlanjut dalam kegiatan nyata, mulai dari pencegahan gangguan kamtibmas hingga penguatan ketahanan pangan di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap silaturahmi ini terus berlanjut dan melahirkan kerja sama nyata dalam menjaga Simalungun tetap aman, damai, dan sejuk,” pungkas Verry.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, memperkuat pencegahan kejahatan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.(Wanasibin).

Need Help?