SERDANG BEDAGAI (aliansimedia.id) — Gerakan Tanam Serempak Padi dengan target nasional seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan pada lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) turut digelar di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan tersebut dipusatkan di lahan pertanian Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (18/9/2026). Gerakan tanam serempak ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemanfaatan lahan pertanian hasil program Oplah dan CSR, sekaligus mendorong peningkatan luas tanam, indeks pertanaman, produktivitas padi, serta memperkuat ketahanan pangan. Kementerian Pertanian sebelumnya menjelaskan bahwa program gerakan tanam pada lahan Oplah dan CSR diarahkan untuk mempercepat pemanfaatan lahan agar segera berproduksi dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan di Desa Bagan Kuala tersebut dihadiri Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan Dr. Nurliana Harahap, perwakilan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Akmal Nasution, perwakilan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan Medan Hilda Syahfitri, Ketua Kelompok Pengelolaan Pertanian Sumut Asroy Nasution, perwakilan Dandim 0204/DS Mayor Ponidi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai Dedy Iskandar, SP., MM., Camat Tanjung Beringin Ahmadi Darma, SH., Kepala Desa Bagan Kuala Safril, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Brigade Pangan, serta kelompok tani. Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak di Desa Bagan Kuala dimulai dengan kegiatan penanaman padi bersama yang melibatkan unsur pemerintah daerah, jajaran pertanian, penyuluh, Brigade Pangan dan kelompok tani. Direktur Polbangtan Medan Tekankan Percepatan Tanam Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Medan Dr. Nurliana Harahap menekankan bahwa Gerakan Tanam Serempak merupakan bagian dari langkah bersama untuk mempercepat pemanfaatan lahan pertanian, khususnya lahan Oplah dan CSR. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kegiatan tanam secara serentak, tetapi juga oleh keberlanjutan pengelolaan lahan setelah penanaman, mulai dari pendampingan petani, pemanfaatan sarana produksi, pengelolaan pertanaman hingga peningkatan produktivitas. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, Brigade Pangan dan kelompok tani sangat diperlukan agar lahan yang telah dioptimalkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan. Gerakan tanam serempak, kata dia, juga diharapkan mampu mendorong peningkatan indeks pertanaman sekaligus memperkuat produksi pangan di daerah. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian yang terus mendorong percepatan tanam pada lahan Oplah dan CSR sebagai salah satu strategi meningkatkan produksi pangan nasional. Bupati Sergai: Pertanian Harus Terus Diperkuat Sementara itu, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat Sergai sekaligus menjadi bagian strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Darma Wijaya menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, jajaran pertanian, TNI, penyuluh, Brigade Pangan hingga kelompok tani, dalam menjaga keberlanjutan program pertanian. Ia juga mendorong para petani agar memanfaatkan lahan secara optimal serta menjaga produktivitas pertanian sehingga program yang telah dilaksanakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni tanam bersama, tetapi dilanjutkan dengan pengawalan dan pendampingan hingga masa panen. “Pertanian harus kita jaga dan kita perkuat bersama. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya peningkatan produksi pertanian, karena sektor ini berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” Ujar Bupati Darma Wijaya. Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak di Desa Bagan Kuala kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman padi bersama yang melibatkan unsur pemerintah daerah, jajaran pertanian, penyuluh, Brigade Pangan dan kelompok tani. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dari tingkat pemerintah hingga petani dalam mempercepat pengelolaan lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan lahan Oplah dan CSR di Kabupaten Serdang Bedagai dapat dimanfaatkan secara maksimal, meningkatkan frekuensi pertanaman, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan. Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat tani dalam mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai maupun Sumatera Utara. (HFT) Navigasi pos Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba Tradisi Pedang Pora Sambut AKBP Sah Udur Sitinjak sebagai Kapolres Sergai yang Baru